Dan waktu jua yang berkata
membelalakkan hati
menampar muka
perih....
Berpeluh semua sendi
tercabik-cabik tak berbentuk lagi
Rasaku mengharu biru
bagai kunang-kunang tak menemukan malam
bagai musim gugur tak berkesudahan
Jalan batu...
keringat dingin..
langkah satu-satu..
bukanlah apa-apa
Aku tidak sedang jatuh cinta
tapi, sumpah!
ternyata aku....terluka
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar